Selasa, 30 Oktober 2012

Tekanan Hidrostatis

Jika pada postingan terdahulu telah dibahas tentang tekanan pada zat padat, bagaimana dengan tekanan pada zat cair?  Sebenarnya ada dua jenis tekanan pada zat cair, yaitu tekanan pada zat cair yang bergerak dan tekanan pada zat cair yang diam. Nah, untuk kali ini akan dibahas secara lengkap mengenai tekanan pada zat cair yang diam atau disebut juga dengan tekanan hidrostatis. Disimak ya!
Sebelum kita bahas secara tuntas mengenai tekanan hidrostatis, perhatikan video tentang Tekanan Fluida dari Kucing Fisika berikut :
[youtube=http://www.youtube.com/watch?v=4lFA-vGg2yE]
sumber : http://www.youtube.com

Tekanan Hidrostatis adalah  tekanan yang terjadi di bawah air. Tekanan ini terjadi karena adanya berat air yang membuat cairan tersebut mengeluarkan tekanan.
Dari video terlihat bahwa lubang 1 mengalami tekanan hidrostatis yang paling besar sehingga menyebabkan lubang 1 memancarkan air lebih jauh dari lubang 2 dan 3, sedangkan lubang 3 mengalami tekanan hidrostatis yang paling kecil, sehingga memancarkan air lebih kecil dari lubang 1 dan 2.  Mengapa demikian? Gaya gravitasi menyebabkan zat cair dalam suatu wadah selalu tertarik ke bawah.  Makin tinggi zat cair dalam wadah, makin berat zat cair itu, sehingga makin besar pula tekanan zat cair pada dasar wadahnya. Sehingga semakin dalam, tekanan hidrostatisnya akan semakin besar.
Tekanan hidrostatis disebabkan oleh berat zat cair, sehingga :
Karena w = m.g dan m = ?.v  = ?.h.A , maka :


p = tekanan hidrostatis (N/m²)
? = massa jenis zat cair (kg/m²)
g = percepatan gravitasi (m/s²)
h = kedalaman zat cair (m)

Hukum Utama Hidrostatis :
” Tekanan hidrostatis di semua titik yang berada dalam satu bidang mendatar di dalam suatu zat cair sejenis yang berada dalam keadaan seimbang adalah sama besar”.
Penerapan hukum utama hidrostatis adalah pada konstruksi bendungan, yaitu semakinke bawah, bendungan dibuat semakin tebal/kuat karena untuk menahan tekanan yang semakin dalam semakin kuat.
Waduk Pluit, Jakarta Utara. (Antara/ Puspa Perwitasari)

0 komentar:

Posting Komentar